I love Bandung

English version Bahasa Indonesia version

 

Panduan Wisata Kota Bandung - Tamasya

Banyak pilihan untuk menikmati tamasya di Bandung.

Kebun Binatang

Jalan Kebun Binatang No. 6 (near Institut Teknologi Bandung)

Tel: 022 250 2770

Tangkuban Perahu

Sebuah gunung berapi aktif di utara kota Bandung. Untuk sebuah tamasya yang menarik, Anda bisa mengemudi atau menggunakan taksi untuk naik hingga area parkir (Kawah Domas) kemudian berjalan sekitar 100 meter untuk melihat ke bawah ke kawah utama yang besar (Kawah Ratu) dari tepi tebing yang diberi pagar pembatas. Ada biaya masuk yang Anda harus bayarkan di mulut jalan menuju area parkir.

Biaya itu berdasarkan pada jumlah penumpang yang ada di dalam kendaraan.


Di antara area parkir dan kawah utama, terdapat sebuah restoran yang menyuguhkan makanan Indonesia dan banyak kios yang menjual suvenir dengan harga yang bisa Anda tawar.


Para penjual yang gigih tapi tidak agresif akan menghampiri Anda untuk menjual barang dagangan mereka.


Anda juga bisa mengunjungi lokasi ini dengan menggunakan angkot – ambil angkot rute St. Hall – Lembang.
Tidak terlalu jauh dari kawah utama (sekitar 30 menit berjalan kaki) terdapat Kawah Domas, gunung berapi lain.
Pantas untuk dikunjungi untuk menikmati sumber air panasnya, sumur lumpur mendidih dan bau sulfur di lanskapnya yang mirip “alien”.


Anda akan membutuhkan pemandu untuk memandu Anda turun ke Kawah Ratu. Ada banyak dari mereka maka tawarlah harganya dengan baik.
Dari Kawah Ratu, Anda bisa berjalan langsung kembali ke area parkir tanpa haru melewati kembali Kawah Ratu.


Kawasan gunung berapi ini adalah salah satu dari daerah tujuan tamasya terpopuler di Bandung.

Towards tangkuban perahu

Tangkubak Perahu

Dago Pakar

Situs bersejarah ini merupakan sebuah hutan dimana terdapat beberapa gua yang dibuat oleh para pekerja paksa pada jaman pendudukan bangsa Jepang selama Perang Dunia ke II dan sebelumnya oleh bangsa Belanda. Hutan ini berlokasi di ujung Jalan Dago namun, walaupun umumnya dikenal dengan sebutan Dago Pakar, nama formalnya adalah Taman Hutan Raya Ir. H. Juanda. Kecuali Anda ingin berjalan menyusuri hutan ini secara keseluruhan, tempat ini tidak cukup untuk menghabiskan satu hari tamasya Anda.

Sumber Mata Air Panas Ciater

Desa Ciater terletak sekitar 30km dari pusat kota Bandung dan sekitar 30 menit dari Tangkuban Perahu. Ciater terkenal akan iklimnya yang dingin dan sumber mata air panas serta kolamnya yang mengandung belerang dimana Anda bisa berenang atau hanya berendam. Ciater telah berkembang menjadi tempat tamasya yang dilengkapi dengan penginapan, area berkemah, restoran dan bar. Anda juga bisa menunggang kuda poni atau kereta mini, berpiknik ataupun bermain bola voli.


Sangat populer di akhir pekan dan cocok untuk dijadikan tujuan tamasya.

Gunung Ratuha and Kawah Putih

Menuju Ciwidey, sekitar 30km dari kota Bandung, Anda bisa mengunjungi Kawah Putih - suatu danau yang terletak di Gunung Ratuha dan dikelilingi oleh perkebunan the. Selama perjalanan, Anda bisa melihat pemandangan memukau dan banyak kebun strawberry di mana Anda bisa membeli strawberry yang sudah dikemas atau Anda bisa petik sendiri.


Waktu terbaik untuk mengunjungi danau ini adalah di pagi hari sebelum kabut terbentuk namun bersiaplah untuk menhadapi temperatur dingin dengan menggunakan pakaian hangat.


Ada juga area kemping, Ranca Upas, tidak jauh dari danau.

Sumber Mata Air Panas Cimanggu

Dengan 2 jam perjalanan dari Bandung, Anda bisa mengunjungi mata air panas Cimanggu di mana Anda bisa menikmati airnya yang lebih panas dari Ciater di kolam-kolamnya.


Fasilitas ynag disediakan termasuk taman bermain untuk anak-anak dan Anda bisa membeli makanan serta minuman dari warung-warung di sekitar. Tempat ini bisa dijadikan tujuan tamasya Anda.

Cihideung

Desa Cihideung terletak sekitar 20km di sebelah utara kota Bandung dan terkenal akan bunga dan tanamannya. Pecinta berkebun dan tanaman bisa “tenggelam” menikmati beragam flora yang ada.

Saung Angklung Udjo (SAU)

Saung Angklung Udjo, yang bereputasi sebagai pembuat angklung terbaik di Indonesia, telah mengembangkan sebuah kompleks di Jalan Padasuka No. 118, sekitar 7km dari pusat kota Bandung, yang menyuguhkan acara yang mengilustrasikan sejarah, pembuatan dan penggunaan angklung. Saung ini telah menerbitkan sejumlah brosur online yang dapat diunduh dari http://www.angklung-udjo.co.id/media/e-brochure/. Ada juga pertunjukkan reguler musik tradisional dan tari interaktif oleh anak-anak.

Saung Angklung Udjo (SAU) Complex

Observatorium Bosscha

Terletak di Lembang di utara Bandung, observatorium ini adalah satu-satunya di Indonesia.
Ambil arah ke Lembang dari Bandung dan ikuti jalan hingga Pusdik Korps Tentara Wanita. 400 meter kemudian, Anda akan melihat gerbang dari Observatorium Bosscha yang berada di sisi kanan jalan.
Anda harus membuat perjanjian sebelum melakukan kunjungan. Tel. 022 – 278 6001.

Bosscha Observatorium

Situ Patenggang

Sekitar 50km dari Bandung kearah Ciwidey (atau 30 menit dari Mata Air Cimanggu), danau ini dikelilingi oleh perkebunan teh dan hutan.


Fasilitasnya meliputi kolam renang panas dari mata air, penginapan, taman bermain anak-anak dan berperahu / memancing di danau.

Adu DombaRam fighting

Adu domba dilaksanakan setiap 2 minggu sekali oleh beberapa kampung. Pertunjukkan ini berdurasi sekitar 5 jam hingga domba pemenang diumumkan. Biasanya pertunjukkan ini dipadati oleh para penonton. Walaupun pertaruhan/judi adalah hal yang ilegal, Anda bisa melihatnya beroperasi di acara ini.

Ram fighting
 

Bar 280

2012 bandung-indonesia.com